Selasa, 22 Mei 2012

Berhenti Waktu Lampu Hijau



abang gue memacu mobilnya di tengah kota. Gue dan mindon gue yang ikut menumpang jadi ketar-ketir melihat cara menyetir abang gue yang ugal-ugalan.

"weiitt, tadi kan lampu merah, kok Loe terus saja? Bisa tabrakan nanti kita..." keluh Gue

abang gue menjawab dengan santai, "Ah, temen gue selalu begitu, sampai sekarang kan dia sehat-sehat saja."

Tidak berapa lama kemudian, mereka tiba di lampu merah berikutnya. Walaupun lampu menyala merah, abang gue tetap tancap gas.

"Weeeiiitt ! , kalo begini terus bisa mati kita... Paling ngak opname di rumah sakit..." kata Gue kuatir *ceilah*

Namun lagi-lagi abang gue menjawab, "Elo bedua tenang saja. temen gue jugak selalu nerobos lampu merah, nyatanya sampai sekarang dia sehat-sehat saja."

Sampai ketika mereka tiba lagi di persimpangan, tiba-tiba lampu hijau menyala. Dengan serta merta abang gue menginjak rem sampai mobilnya berhenti. 
gue dan mindon gue yang heran kemudian bertanya, "Kok Elo malah berhenti? Lampunya kan hijau?"

"Tentu Gue berhenti," jawab abang gue, "Coba kalian bayangkan, di sebelah sana kan lagi merah. Lha, kalo temen gue lewat dari sebelah sana gimana? Bisa ancur kita!" 


GUUUBBBRRRRRAAAAAKKKKKKK !!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan di isi